Saya sering sekali melihat si mbok digubuk indah saya mengeluh karena terlalu banyak rumput yang tumbuh diatara bunga-bunga yang selalu ia tata rapih, yang ia coba hidupkan dengan tangannya … dalam hati saya bertanya apa sih salahnya rumput itu, setiap dia tumbuh pasti si mbok akan marah-marah gak jelas, memotongnya dan [kadang] menginjak injaknya sebelum akhirnya memasukannya ke tong sampah, sambil berdoa dalam hatinya semoga rumput itu tidak cepet-cepat kembali tumbuh, kasihan yah
Tapi rumput itu harus dipotong karena tidak tumbuh pada tempatnya, seharusnya ia tumbuh dipadang yang luas memberi warna hijaunya untuk mendinginkan dunia, ditempat dimana seharusnya ia berada … seharusnya
Dan pagi ini saya disuguhi ALLAH pemandangan yang lain tentang rumput … rumput ini tumbuh ditengah lapangan luas, memberi makan hewan lain [ada kambing yang sedang dengan lahapnya memakan rumput disana, ada ayam yang dengan rakusnya memetik ujung rumput pendek] … saya membuka kaca jendela mobil saya dan menikmati hamparan rumput di ujung mata saya dan sepanjang mata memandang saya berucap subhanallah !!
Ujungnya indah melambai ditiup angin, beriringan bak serdadu, seperti kumpulan bocah yang berlari-larian ditengah rumput hijau, seperti majlis zikir yang berpakaian putih dan melantunkan ALLAH akbar, seperti marching band ITB yang kompak bergerak dan bermusik, seperti petikan kecapi dan angklung KPA3 Bandung, sepertii orkestra, seperti malam yang penuh hamparan bintang, seperti gumpalan awan dilangit biru… seperti saya [halah...]
ah indahnya ciptaanMu ya ALLAH … wahai pemilik kesempurnaan.
![]()
Rumput memang bukan bunga, tak perlu harus menunggu disiram baru hidup, tak harus ada di pot yang mewah baru hidup, tak perlu harus dipupuk baru hidup … sementara rumput harus tetap hidup ditengah kering kerontang dunia, ditengah injakan manusia [kadang]. iya rumput, sebegitu kuatnya kamu
ALLAH pasti memiliki pesan melalui rumput untuk saya … bahwa saya harus kuat ditengah kerasnya ujian, ditengah derasnya persoalan, harus cantik dipandang ditengah kesederhanaan, harus indah meski hanya memiliki satu warna [hijau], harus meneduhkan mata sang penatap dengan hijaunya.
Lalu, jika ada yang bilang “rumput tetangga selalu terlihat lebih indah” itu artinya apa yah?